Eko Yuli Tutup Asian Games di Posisi Keempat

JAKARTA, ALIRKINI – Eko Yuli Irawan menempati posisi keempat kelas 65 kilogram Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Eko mencatat total angkatan 302 kilogram melalui 135 kilogram snatch dan 167 kilogram clean and jerk. Pertandingan tersebut berlangsung pada Kamis, 24 September 2026 di Nagoya, Jepang.

Eko membuka pertandingan dengan percobaan snatch seberat 135 kilogram. Percobaan pertama belum berhasil, kemudian ia berhasil pada kesempatan kedua. Eko kembali gagal ketika mencoba mengangkat beban seberat 138 kilogram.

Pada sesi clean and jerk, Eko mencoba mengangkat beban seberat 167 kilogram. Percobaan pertama belum berhasil, sebelum akhirnya berhasil pada percobaan kedua. Eko kemudian mencoba 175 kilogram pada percobaan terakhir, tetapi kembali belum berhasil.

Dengan hasil tersebut, Eko mencatat total angkatan sebesar 302 kilogram. Catatan tersebut menempatkannya pada posisi keempat kelas 65 kilogram putra. Hasil pertandingan ini membuat Eko belum berhasil membawa pulang medali.

Podium Diraih Tiga Negara

Medali emas kelas 65 kilogram diraih Pak Myong Jin dari Korea Utara. Ia mencatat total angkatan sebesar 328 kilogram dalam pertandingan tersebut. Medali perak kemudian diraih He Yueji dari China dengan total 327 kilogram.

Medali perunggu menjadi milik Tran Minh Tri dari Vietnam. Ia mencatat total angkatan sebesar 309 kilogram pada pertandingan tersebut. Eko terpaut tujuh kilogram dari catatan peraih medali perunggu.

ANTARA melaporkan Eko menyadari peluang meraih medali cukup terbatas. Menurut Eko, persaingan medali emas dan perak sudah dikuasai Korea Utara serta China. Ia menyebut target yang lebih realistis adalah bersaing mendapatkan medali perunggu.

Asian Games Terakhir Eko

Setelah pertandingan, Eko menyebut Aichi-Nagoya menjadi Asian Games terakhir baginya. Ia mengatakan ingin menikmati penampilan terakhirnya dalam ajang tersebut. Eko juga tetap menerima hasil yang diperolehnya pada pertandingan kali ini.

“Enjoy aja, apa pun hasilnya memang,” ujar Eko setelah menyelesaikan pertandingan. Pernyataan tersebut disampaikan Eko kepada ANTARA setelah perlombaan berakhir. Ia mengaku tetap merasa sedih karena belum berhasil mendapatkan medali.

Eko sebelumnya telah mengikuti sejumlah edisi Asian Games bersama Indonesia. Aichi-Nagoya menjadi penampilan terakhirnya dalam ajang olahraga multicabang tersebut. Setelah pertandingan, Eko menyampaikan apresiasi terhadap perjuangannya selama mengikuti kompetisi.

Masih Membidik Olimpiade 2028

Meski mengakhiri kiprahnya di Asian Games, Eko masih memiliki target berikutnya. Ia masih membidik kesempatan untuk tampil pada Olimpiade Los Angeles 2028. Target tersebut disampaikan Eko setelah pertandingan di Aichi-Nagoya.

Eko berencana kembali mempersiapkan diri setelah menyelesaikan Asian Games. Ia berharap dapat memperbaiki catatan angkatannya pada kompetisi mendatang. Namun, target tampil di Olimpiade 2028 belum berarti Eko dipastikan lolos.

Hasil di Aichi-Nagoya menjadi bagian terbaru perjalanan karier Eko. Ia menutup penampilan Asian Games terakhirnya dengan total angkatan 302 kilogram. Selanjutnya, Eko masih membuka peluang mengejar target Olimpiade Los Angeles 2028.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *